PEMBANGUNAN RUANG INFORMASI & LITERASI BUDAYA
Yayasan Bambu Lingkungan Lestari (YBLL) kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan Model Desa Edu-ekowisata di Desa Wogo bekerjasama dengan Yayasan Keanekaragaman Hayati (Kehati). Sasarannya adalah Kampung Adat Wogo, salah satu kampung adat etnis di Ngada yang terletak di Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada, Flores. Kampung ini juga dijadikan destinasi atau icon utama dari Desa Wogo.
Program yang dikerjakan menyasar peningkatan infrastruktur pendukung wisata yaitu pembangunan ruang informasi dan ruang literasi budaya yang di bangun tepat di Plataran Kampung Adat Desa Wogo. Tahap awal pembangunan sudah dikerjakan sejak bulan Oktober lalu, ditandai dengan pendistribusian material bangunan dan pembuatan sarana pendukung seperti meja, kursi, dan rak yang menjadikan bambu sebagai material dasar.
YBLL dan Kehati melihat adanya kebutuhan akan fasilitas pendukung di Kampung Adat Wogo. Tujuan dari program ini adalah mendukung literasi dan pengetahuan tentang budaya serta adat istiadat setempat, baik kepada warga lokal maupun wisatawan yang berkunjung. Saat ini ruangan tersebut sudah selesai di bangun. Seperti namanya, ruangan ini difungsikan sebagai tempat penyimpanan buku yang memuat tulisan tentang budaya daerah setempat.
“Proses ini berjalan aman dan kondusif, dengan dukungan penuh secara gotong-royong. Masyarakat setempat juga menyambut baik program ini”, ujar Maria Goreti Watu (Susi) Program Officer YBLL.
Keberhasilan ini merupakan salah satu contoh suksesnya gotong-royong yang melibatkan Masyarakat, Pokdarwis, dan Pemerintah Desa Wogo. Dengan berdirinya bangunan ini, masyarakat Kampung Adat Wogo menyaksikan lebih dari sekadar konstruksi fisik, mereka menyertai tumbuhnya harapan dari ruang yang difungsikan sebagai sumber pengetahuan tersebut.



